Senin, 11 Februari 2019

Review Teh Cap Poci Vanila

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai! Sebagai penikmat teh, aku imau review salah satu produk teh lagi yakni Teh Cap Poci yang merupakan salah satu teh lokal dan cukup dikenal oleh sebagian besar masyarakat kita. Teh yang sering dikenal dengan sebutan Teh Poci ini sendiri berasal dari Tegal, Jawa Tengah. Harganya murah, tapi tidak murahan. Buktinya banyak masyarakat kita yang menggemari teh ini. Harga teh ini hanya sekitar Rp. 5000 - 10.000 an, dan teh Poci aroma Vanila yang aku beli ini harganya hanya Rp. 5.500 rupiah. Baiklah, jadi saya bisa mulai review berdasarkan sudut pandang saya.

Warna
     Warna teh yang keluar adalah coklat agak bening, di mana warna ini merupakan hasil infusi teh setelah dicelup selama 3-5 menit (waktu pencelupan standar untuk teh hitam). Adapun warnanya seperti pada gambar ini:



Aroma dan Rasa
     Aroma yang keluar dari teh ini cukup sama dengan yang diklaim dalam produknya, aroma vanila. Namun, aroma ini tidak terlalu tajam dan lebih lembut manis. Jadi aroma yang keluar ya aroma teh asli dan sedikit aroma vanila yang lembut manis, dan aku suka karena tidak terkesan berlebihan.
     Bicara soal rasa, berhubung saya adalah penikmat teh tanpa gula (karena memang gak punya gula), jadi saya bisa merasakan rasa original produk teh ini. Dan menurut saya, rasanya tidak terlalu pekat. Namun, bagi saya ini sangat bagus, sebab teh ini sudah membawa aroma manis Vanila, yang apabila rasanya terlalu pekat, esensi dari vanila itu sendiri berkurang. Jadi rasa tidak pekat ini cocok untuk teman-teman yang tidak menyukai teh sepat.
     Oh iya, lalu saya mencoba mencampurnya dengan sedikit madu, dan ternyata teh ini lebih cocok kalau ada rasa manisnya untuk mendukung aroma vanila ini. Jadi sepertinya teh ini lebih cocok kalau dicampur dengan gula atau pemanis lainnya.



Nah, lalu siapa saja yang cocok menikmati teh ini? Jawabannya adalah semua orang bisa menikmati teh ini, sebab rasanya memang cukup universal, terutama bagi kalian yang menyukai teh manis. Sebab, kelebihan dari produk ini untuk dijadikan teh manis adalah aroma vanilanya yang keluar. Apalagi harganya pun juga murah.

Sekian.

Magang di KBRI Bandar Seri Begawan (2): Biaya Hidup

Assalamualaikum Wr. Wb.

Beberapa waktu lalu saya sempat menuliskan persyaratan umum untuk magang di KBRI Bandar Seri Begawan, nah sekarang saya ingin menuliskan bagaimana sih kehidupan di sana. Baiklah, selamat membaca ya!

Transportasi
Di tulisan sebelumnya, saya sempat menuliskan bahwa persyaratan magang di sana itu akan lebih baik kalau kita punya SIM A. Perlu diketahui, bahwa di Brunei sendiri sangat jarang ditemui kendaraan umum, palingan hanya taksi legal, taksi sapu (semacam Go-Car/Grab Car) dan bus umum (mereka nyebutnya bus awam). Sementara harga taksi umum di sana itu mahal, sekitar 25 BND (250 ribuan lah) untuk sekali jalan, lalu taksi sapu sekitar 10 BND (100 ribuan) sekali jalan dan bus umum sekitar 1 BND (11 ribuan) sekali jalan. Nah, bus awam ini memang paling murah sih namun ini cuma ada tiap satu jam sekali, jadi gak bisa bebas, dan jalurnya pun terbatas. Oleh karena itu, kalau mau magang di KBRI Brunei ini lebih enak kalau bisa nyetir mobil, soalnya kalau magang sekitar 1 bulanan kita naik kendaraan umum, itu bakal habis mahal untuk transportasi aja. Eh tapi, kalau rame-rame bareng temen, sewa mobilnya lebih murah. Emang enak kalau magang di sini tuh harus rame-rame biar bisa hemat. Masalah harga sewa, bisa lah nanti cari link di orang KBRI sana. Dulu kami sewa mobilnya sekitar 500 BND (5 jutaan) sebulannya. Tapi karena dibagi 5 orang, jadi murah deh.

Akomodasi
Nah, kalau tempat tinggal ini tergantung kalian pengen cari tempat yang kek gimana. Biasanya, pihak KBRI bakal bantu cariin tempat tinggal sih kalau memang kalian belum dapat. Cuma ya tempatnya kita ngikut mereka. Dulu kalau kami, tinggalnya di Ez Lodging dekatnya The Mall Gadong. Itu tempatnya beneran strategis, deket Pasar Malam, Supermarket, Mall dan tempat-tempat nongkrong lah. Kalau kami dulu kita dapatnya 1100 BND (12 jutaan) untuk 2 kamar dan itu dibagi kami berlima. Namun, kalau dari KBRI lebih murah sih kayaknya, sebulannya sekitar 250 BND per kamar (bisa 2 orang), tapi ya cuma isi kasur dan AC aja. Sprei dkk kita harus siap sendiri.

Makan dan Minum
Karena tergolong negara sejahtera, mungkin biaya hidupnya tergolong tinggi. Dulu kami kalau makan, rata-rata per porsinya 3 BND (30 ribuan) sampai 6 BND (60 ribuan). Itu menunya standar loh ya, di warung-warung macam ayam geprek (iya di sana ada ayam geprek). Kalau mau ke tempat macam Mc Donald, harus sedia paling minim 10 BND (100 ribuan). Sebenarnya ada sih, nasi katok harganya 1 BND (11 ribu) yang merupakan makanan paling murah. Cuma aku kurang begitu suka, soalnya bumbunya bukan seleraku.

Nah, kalau minuman, air mineral botol 450 ml, di sini harganya 0.7 - 1.5 BND (7-16 ribuan), tergantung beli di mana. Lucunya, harga bensin di sini tuh lebih murah daripada harga air mineral. Kalau pengen minum rasa-rasa, harga mulai 3 BND lah.

Lain-lain
Oh iya, di sini kalian mungkin perlu jaringan kan ya, sebut saja provider lah. Nah untuk orang asing macam kita, cuma bisa pakai provider Progressive, harganya 10 BND untuk 1 GB dalam 1 Minggu. Sementara untuk bensin sih, per liter harganya 0.5 BND (5 ribuan).

Sekian penjelasan dari saya, mungkin kalau masih ada bingung-bingung, dapat ditanyakan di kolom komentar.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Jumat, 08 Februari 2019

Review Produk Teh: Dilmah Pure Camomile Flowers

Assalamualaikum Wr, Wb.

Kali ini saya kembali akan melakukan review salah satu produk teh yang cukup dikenal masyarakat (meski belum membumi seperti produk teh lokal), yakni Dilmah Pure Camomile Flowers: Infusion Mild and Aromatic. Seperti produk teh di review sebelumnya, yakni Lipton, Dilmah sebenarnya kurang begitu "merakyat" di golongan masyarakat umum, dikarenakan harganya cukup mahal untuk ukuran teh bagi masyarakat Indonesia. Akan tetapi, bagi masyarakat pecinta teh dan golongan menengah, produk ini sudah pasti familiar (di sini, saya masuk golongan pecinta teh, bukan golongan menengah, karena saya hanyalah mahasiswa pas pasan). Oh iya, review ini saya berikan secara netral dengan deskripsi dari sudut pandang saya sebagai penyuka teh. Jadi saya tidak akan memberikan penilaian secara angka, soalnya setiap produk selalu punya ciri khas yang tidak bisa diukur :).

Sebelum memasuki pembahasan yang lebih jauh, perlu diketahui bahwa Dilmah adalah produk teh dari Srilanka, jadi Indonesia memang impor teh ini dari sana sehingga harganya lebih mahal daripada teh lokal pada umumnya. Di Indonesia sendiri, harga Dilmah untuk lebih jelasnya bisa mengunjungi website resminya di Dilmah Tea Indonesia. Dan untuk teh Dilmah jenis Camomile yang akan saya review ini, dulu saya beli seharga Rp. 59.000. Ini adalah penampilan kemasan Dilmah Pure Camomile Flowers: Infusion Mild and Aromatic:

Kemudian di bagian atas kemasan terdapat prosedur penyeduhan agar mendapatkan rasa yang maksimal:

Baiklah sekarang langsung ke review saja ya,
Aroma
     Aroma yang keluar dari teh ini setelah diseduh menurut saya merupakan jenis aroma menenangkan yang khas. Saya sendiri belum pernah menghirup langsung aroma bunga Camomile, jadi saya tidak berani menyatakan bahwa aromanya mirip bunga Camomile. Yang jelas, aromanya soft harum dan manis, mirip sama aroma produk bayi yang bertuliskan Camomile. Secara umum saya menyukai aromanya, karena memang harum dan menenangkan. Cuma mungkin sebagian orang kurang menyukai aroma ini, karena aroma ini memang tidak umum untuk produk minuman/teh.

Warna
     Warna yang keluar dari minuman Infusion ini tentunya tidak sepekat warna teh pada umumnya. Sebenarnya saya bingung menyebut Dilmah Camomile ini teh atau bukan, sebab di kemasannya tertulis "Caffeine Free" dan di komposisinya tidak menyebut "tea leafs" atau semacamnya. Jadi kurang lebih sama lah ya dengan Lipton Peppermint di review sebelumnya, yakni infusion. Cuma untuk mempermudah penyebutan, saya akan menyebutnya teh. Hehehe. 

Oke, jadi balik lagi ke review warnanya, menurut saya kalau dilihat warnanya cenderung kuning jernih lah.seperti gambar ini (saya akan selalu menggunakan cangkir bening agar warna yang keluar terlihat lebih jelas):



Rasa
    Sekarang memasuki review rasa. Menurut saya rasa yang keluar ini cenderung lembut namun padat (tidak hambar meskipun tanpa gula). Ada rasa khas seperti aromanya. Namun, beberapa orang dekat saya cenderung kurang menyukai karena katanya aneh rasanya kalau dicampur gula, Jadi kalau terbiasa minum teh dengan gula, terus minum teh ini mungkin agak kaget, karena aroma dan rasanya memang bukan aroma dan rasa seperti teh pada umumnya, jadi khas. Saran saya, kalau ingin menikmati rasanya, hirup dulu dalam-dalam aroma teh Camomile ini, barulah pas masih hangat diminum, dan jangan dicampur gula, karena menurut saya, aroma teh ini tidak masuk kalau dicampur gula. 


Oh iya, sebagai penutup saya mau bilang kalau teh Camomile ini cocok untuk terapi insomnia. Heheh. Soalnya selain ini bebas kafein, aroma dan rasanya ini bener-bener bikin ngantuk dan relaks. Saya sendiri, sampai sekarang kalau pengen tidur waktu normal, pasti satu jam sebelum jam tidur saya menyeduh teh ini agar saya bisa cepet ngantuk. Jadi, ayolah coba produk teh yang tidak biasa di pasaran, salah satunya teh Camomile ini (mungkin hanya ada di kafe-kafe).

Sekian.

Wassalamualaikum Wr. Wb.


Rabu, 06 Februari 2019

Review Produk Teh: Lipton Infusion Peppermint

Assalamualaikum Wr. Wb.

     Pada postingan ini, aku mau coba review produk minuman nih, yakni teh. Perlu diketahui sebelumnya, review yang aku buat ini adalah review yang berasal dari sudut pandangku sebagai penyuka teh, bukan pakar teh. Jadi mohon dimaklumi apabila terdapat beberapa alasan yang kurang mendasar atau cenderung subjektif.

Deskripsi Produk
     Sebagaimana yang tertulis pada judul, kali ini aku mau review produk dari Lipton. Jadi Lipton ini adalah produk asli Indonesia, tepatnya dari Bogor. Sayangnya untuk sebagian orang, produk ini mungkin belum cukup dikenal. Dan spesifikasi produknya adalah Lipton Infusion Peppermint, jadi ini bener-bener murni daun mint, bukan campuran daun mint dan daun teh. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat penampakan kemasannya (aku ambil gambarnya pas jam 4 subuh, dan aku adalah anak kos, jadi mohon maaf kalau gambarnya tidak maksimal).





Jadi setiap kotak itu terdapat 15 tea bags yang masing-masing terbungkus dengan aluminium foil seperti gambar di atas. Harga satu kotaknya, di tahun ini (2018-2019) sekitar Rp.17.000 - Rp.20.000, dan dapat ditemukan di Supermarket atau toko Grosir yang besar gitu (kalau di Minimarket maupun toko-toko kecil, saya rasa sangat jarang ditemukan). Nah, dibalik kemasan aluminium foil itu terdapat metode penyeduhannya seperti yang tertera pada gambar:


 Metode penyeduhan yang tepat juga akan memengaruhi rasa minumannya, oleh karena itu untuk mendapatkan rasa yang maksimal, biasanya setiap jenis teh atau minuman semacam ini selalu ada prosedur menitannya.

Review Produk
     Sekarang lanjut ke review produknya, jadi setelah diseduh, warna minuman infusion peppermint akan seperti ini:




  • Warna

Aku memilih cangkir transparan agar warnanya dapat terlihat dengan jelas. Jadi warna minuman ini sendiri, hampir mirip dengan warna teh secara umum, hanya saja tidak terlalu pekat. Mungkin bisa dibilang warnanya cenderung hijau kecoklatan, mirip dengan warna air yang setelah digunakan untuk merebus daun (karena namanya saja infusion, hehe).

  • Aroma dan Rasa

     Sesuai namanya yang adalah infusion peppermint, aromanya dingin dan fresh daun gitu, bagus untuk relaks. Dan segi rasa dari minuman ini, menurutku tidak terlalu pekat dan kental, sebab memang ini murni daun mint tanpa campuran tehnya. Kurang lebih mirip dengan daun mint kalau direbus lah, jadi jangan terlalu berharap akan ada rasa "sepat" teh, soalnya sekali lagi ini murni daun mint. Dan dari pengalamanku, minuman infusion peppermint ini bagus diminum pas perut sedang begah, atau pas lagi banyak pikiran. Sebab sensasi dinginnya itu menurutku cukup menenangkan pikiran. Oh iya, untuk rasa, saya sarankan tidak perlu menggunakan gula atau jenis pemanis lainnya. Sebab kalau sudah tercampur pemanis gitu, jadi bukan rasa aslinya dan agak aneh aja jadinya. Dan minumnya pas lagi hangat ya, kalau dingin rasanya sudah tak nikmat lagi.

Sekian review dari saya, semoga ada pandangan mengenai produk ini.

Jumat, 09 November 2018

Magang di KBRI Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam (1)

Assalamualaikum Wr. Wb.
    Berhubung informasi mengenai magang di luar negeri, khususnya di Brunei Darussalam masih sangat minim (kemarin sangat kesulitan mencari informasi yang akhirnya berujung nekat), maka postingan kali ini berniat untuk menulis mengenai hal tersebut. Dan di bagian ini, aku mau jelasin mengenai apply-nya dulu. Baiklah, daripada basa basi langsung aja.
Jadi langkah langkah yang perlu dijalani adalah sebagai berikut, (berdasarkan pengalamanku)
Kirim dokumen yang diperlukan, meliputi:
a. Surat Pengantar magang dari jurusan (Sertakan kurun waktu magang yang diinginkan, misal tanggal berapa sampai berapa)
b. Scan Paspor
c. SIM A (jika ada), soalnya kalau bisa nyetir sangat membantu mobilitas di sana.
d. Surat Pernyataan mampu dari orangtua.
Perlu diketahui juga, tiap tahun mungkin syarat bisa aja berubah. Jadi lebih baik kalau ditanyakan lagi ke emailnya. Nah, biasanya nunggu agak lama buat dapat Letter of Acceptancenya, jadi harap bersabar.
     Setelah diterima dan sudah sampai di Brunei (ceritanya langsung nyampe KBRI), kalian nanti akan ditempatkan di fungsi yang membutuhkan anak magang. Nah, fungsi yang ada di KBRI sini itu ada Fungsi Politik, Fungsi Ekonomi, Fungsi Sosial Budaya, dan Fungsi Protokol dan Konsuler. Biasanya sih di fungsi Protokol dan Konsuler yang butuh banyak banget anak magang, soalnya kerjaannya cukup padat. Tapi kalau aku kemarin sih ditaruh di Fungsi Ekonomi, sendirian lagi, hmm. Kita ngapain aja di sana? Mungkin postingan selanjutnya baru aku jabarin, soalnya keyboard laptop ini agak rewel. Jadi bingung mau ngetik gimana, gak konsen dengan kerewelan laptop ini. Dan mengenai biaya hidup juga mungkin baru dijabarin di postingan selanjutnya. Hahahah.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Minggu, 17 September 2017

Curahan Penumpang Kereta Api

      Sebagai orang yang introvert, aku memang lebih suka cerita-cerita lewat tulisan daripada berbicara. Entah itu cerita dari hal sepele maupun hal yang mengusik pikiran (selama itu bukan privasi). Salah satu medianya ya memang blog sih.

      Ya langsung aja ke inti dari tulisan ini. Jadi kemarin ceritanya aku habis pulang ke rumah karena memang ada acara keluarga (dengan terpaksa aku pun bolos kuliah). Nah pas balik lagi ke daerah rantau (re: Malang), aku naik kereta dan jarak stasiun ke kosku itu lumayan jauh. Biasanya aku gak pernah naik kereta sih, soalnya lama, 4-5 jam harus duduk terus. Jadi dari awal aku menjadi mahasiswa baru sampai sebelum semester ini, aku selalu naik bis, karena cuma butuh waktu 1-2 jam saja (walaupun harus menahan jalanan Malang yang berliku-liku).

      Kembali lagi ke cerita, jadi berhubung naik kereta adalah salah satu hal baru yang aku alami, aku sempat kagok, (re: canggung). Cara beli tiketnya aja sempat bingung karena harus ada tulis-menulisnya, padahal aku kira bisa langsung bilang ke loketnya. Cara cari tempat duduk pun awalnya lumayan bingung, soalnya kadang ada yang dudukin kalau di kelas ekonomi. Sepengalamanku pas naik kereta yang eksekutif sebelum-sebelumnya, tempat yang kita pesan gak bakal didudukin orang lain (ya iyalah, yang pesan jauh lebih sedikit daripada yang ekonomi). Jadi gak perlu takut ada yang dudukin. Beberapa waktu lalu, lebih tepatnya kemarin sih, tempat dudukku ada yang nempatin kan. Aku tegur itu ibu-ibunya, eh dianya nyolot kalau dia emang duduk di kursi itu. Aku kan yakin kalau aku gak salah gerbong maupun salah baca angka, ya nyolot balik. Ya udah, karena malas berdebat akhirnya aku ke perbatasan gerbong yang kebetulan ada petugasnya. Aku tanya deh, beneran gak sih ini kereta jurusan Malang? Dia-nya bilang bener. Ya udah, setelah mengucapkan terima kasih, aku balik lagi ke tempat ibu-ibu itu lagi untuk adu argumen ulang. Kebetulan emang wajahku yang kelihatan dingin dan judes waktu itu, aku berhasil menarik perhatian sekitar. Dan ternyata, sebelahnya ibu-ibu itu yang dari awal diam aja itu pelakunya. Dia dapat tiket berdiri, dan seharusnya tempat duduk itu punya ibu-ibu tadi. Ya akhirnya, kita suruh pergi itu mbak-nya. (Jujur, untuk berdebat di depan umum semacam itu adalah hal memalukan. Tapi ya gimana lagi, terkadang ada orang yang seenaknya sendiri sih.)

     Selama diperjalanan, aku memang menghabiskan waktuku dengan dengerin musik dan memikirkan sesuatu hal yang aku lihat di jendela (kebetulan tempat dudukku memang dekat jendela). Jadi gak begitu memperhatikan kalau tiba-tiba ibu di sebelahku itu sudah berganti orang. Walaupun di awal kita sudah berdamai, aku nggak terlalu banyak bicara dengannya. Ganti deh, ibu yang baru ini gak kalah bikin aku mengumpat terus. Namanya juga ibu-ibu, pastilah ribet juga. Dari awal datang udah jatuhin barang yang menyadarkan aku dari pikiran yang terus meng-korelasi sesuatu.  Ini sih gak masalah ya, tapi gak lama tiba-tiba kakinya diangkat di kursi dan duduk bersila. Lah otomatis kan makan tempat itu dan bikin aku mepet-mepet jendela. Setelah sekian lama, dia batuk-batuk gak ditutup dan dihadapkan ke aku. Iya dihadapkan ke aku. Kampret, nyebar virus itu namanya. Dari sini mulai ngumpat gak jelas aku. Semakin aku mepetin badanku ke jendela dan mulai nunduk di tas yang aku pangku.

     Gak hanya sampai sini aja, di waktu berikutnya, giliran bapak-bapak depannya yang kena perilakunya. Setelah puas bersila di kursi, kali ini giliran dia selonjorin kaki di kursi bapak-bapak yang ada dihadapannya. Gak tanggung-tanggung, satu kakinya itu ditaruh di atas paha bapak itu. Ya Allah gak habis pikir aku. Kelihatan sih kalau bapak itu risih, tapi sungkan mau negur. Aku pun diam, tapi tetap mengumpat dalam hati (lagi). Ya gimana lagi, dilihat dari wajahnya, ibu itu memang susah kalau mau ditegur.

     Pelajarannya, naik kereta api akan selalu berkesan. Karena kesabaran kita akan diuji di sana, selain itu akan banyak macam-macam orang yang berbeda dengan kita maupun orang-orang yang sering kita temui di suatu lingkungan. Menyenangkan iya, karena setiap naik kereta, saya selalu mendapatkan pelajan baru. Entah itu saling memaklumi, belajar sabar, atau cerita motivasi dari orang yang kebetulan berada di dekat saya.

Minggu, 27 Maret 2016

Indonesia sebagai Negara Anggota Tidak Tetap Security Council



Indonesia merupakan salah satu Negara anggota PBB sejak tahun 1950, namun sempat keluar dari keanggotaan karena saat itu sedang ada konfrontasi dengan Malaysia yang pada tahun 1965 masuk menjadi anggota PBB.[1] Kiprah Indonesia dalam organisasi besar ini dinilai cukup baik karena telah berhasil menjabat sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan sebanyak tiga kali, yang mana Dewan Keamanan merupakan badan paling eksklusif di PBB. Usaha masuknya Indonesia menjadi anggota Dewan Keamanan PBB sendiri tentu saja memiliki dasar, sebagaimana yang tercantum pada tujuan Negara Indonesia pada Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi, “Ikut serta dalam usaha ketertiban dunia yang berdasar kepada, perdamaian abadi dan keadilan sosial”. Dan tentu saja dengan masuknya Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB ini, akan mendukung terwujudnya tujuan bangsa Indonesia yang telah tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Karena dengan ini, Indonesia akan ikut andil dalam pengambilan keputusan terkait dengan keamanan dan perdamaian dunia.


Diawali dari tahun 1973 dimana Indonesia berhasil menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 1973-1974. Dan ketika itu Menteri Luar Negeri Indonesia dijabat oleh Adam Malik. Kemudian di tahun 1994, dengan Menteri Luar Negeri Ali Alatas, Indonesia berhasil terpilih kembali menggantikan Pakistan untuk periode 1995-1996. Dan suara yang diperoleh saat itu 164 dari 170.[2] Dan yang ketiga di tahun 2006, Indonesia kembali berhasil menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2007-2008 dengan memperoleh suara 158 dari 190 mengalahkan Nepal. Saat itu jabatan Menteri Luar Negeri Indonesia dijabat oleh Hasan Wirayuda.[3] Dengan kepercayaan masyarakat internasional kepada Indonesia untuk menduduki jabatan penting ini membuktikan bahwa diplomasi Indonesia di dunia internasional dinilai baik. Adapun peran Indonesia dalam misi perdamaian dunia baik dalam keanggotaannya di PBB maupun di luar PBB diantaranya:

Mengirimkan pasukan KONGA sejak tahun 1957
Upaya perdamaian di kawasan ASEAN seperti Kamboja dan Filipina Selatan serta peran aktif di berbagai forum pembahasan isu perlucutan senjata dan non-proliferasi nuklir [4]
Berdasarkan Frago (Fragmentery Order) Nomor 10/10/08 tanggal 30 Oktober 2008, penambahan Kontingen Indonesia dalam rangka misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan.
Indonesia telah berpartisipasi dalam 4 operasi pemeliharaan perdamaian PBB (UNPKO) sejak UNEF (Un Emergency Forces) di Sinai tahun 1957.
Penyumbang pasukan / Polisi / Troops / Police (Contributing Country) dengan jumlah personil sebanyak 1.618. Saat ini Indonesia terlibat aktif 6 UNPKO yang tersebar di 5 Negara.[5]
Sebagai salah satu Negara pelopor terbentuknya Gerakan Non Blok.

Dengan beberapa peran di atas, ada kemungkinan Indonesia akan menjadi anggota Dewan Keamanan tidak tetap kembali. Karena peran-peran tersebut dapat dijadikan alat untuk bernegosiasi dan mendapatkan simpati masyarakat dunia dalam upaya pencalonan anggota mendatang.


[1] T. May Rudy. Administrasi dan Organisasi Internasional ,hlm. 52.
[2] Merdeka, Edisi Sabtu, 22 Oktober 1994. Dikutip oleh: https://www.library.ohiou.edu/indopubs/1994/10/23/0001.html diakses pada 11 Maret 2016
[3] Antara News, Edisi Selasa, 17 Oktober 2006. http://www.antaranews.com/berita/44570/indonesiaterpilihsebagaianggotatidaktetapdkpbb. diakses pada 11 Maret 2016
[4] Ibid
[5] Wikipedia, diakses pada 11 Maret 2016

Selasa, 24 November 2015

Renungan di Malam yang Sunyi

Assalamualaikum Wr. Wb.

Jadi ingat ketika masa-masa berjuang nih kalau jam segini masih melek. Disaat yang sama pula lapar merajalela -_-. Eh tapi, mumpung malam gini aku pengen nulis tentang renungan nih. HEHEH

Jadi ingat sebuah post di tumblr. Jadi di post itu ada yang cerita gini:
Ada sebuah pemilik anjing yang sangat sangat menyayangi peliharaannya. Suatu hari sang pemilik anjing sedang makan kue coklat yang terlihat sangat lezat di mata anjing tersebut. Kemudian si anjing menggonggong kepada si pemilik dengan maksud meminta kue coklat. Tapi orang ini enggan memberikannya. Lalu si anjing tetap kukuh memohon sambil pasang muka melas (tetap gonggong gonggong). Dan sayangnya si pemilik tetap tak mau membagi kue coklat kepada anjing itu. Karena sudah menyerah, akhirnya si anjing pergi ke kolong meja tanpa gonggongan apapun (?). Ia terlihat sangat kesal dengan majikannya.

"Katanya sayang sama anjingnya? Kok anjing itu minta coklat aja gak dikasih sih?"

Jawabannya simpel. Sang majikan tak ingin anjingnya sakit. Karena ketika seekor anjing itu diberi coklat, dia bisa saja langsung mati.

Pernah sadar gak sih, cerita ini tuh sebenarnya mirip dengan kisah kita sehari-hari. Ketika kita mohon-mohon doa kepada Tuhan, terus berusaha mati-matian supaya tujuan kita tercapai, tapi pada akhirnya Allah nggak mengabulkan keinginan kita. Lalu kita marah, menganggap Allah itu tak sayang dengan kita. Padahal dibalik itu semua, Allah punya rencana tersendiri. Bisa saja kalau seandainya keinginan kita dikabulkan, kita malah makin sakit atau susah. Makanya lebih baik Allah nggak ngabulin permintaan kita.

Aku jadi ingat, saat itu aku pernah ingin sesuatu. Aku sudah berusaha mati-matian, terus doa juga gak pernah berhenti, melakukan amalan ini, amalan itu. Tapi pas pada penentuan, DENG DENG, aku gagal. Sempat marah, gak tahu mau ngapain. Namun setelah dipikir pikir, aku salah punya keinginan itu. Sebenarnya aku gak akan mampu kalau seandainya Allah bakal ngabulin keinginanku waktu itu. Hingga akhirnya, Allah memberikan aku suatu rencana yang lebih baik menurut-Nya. Hahahah.

Jadi untuk teman-teman. Ketika Allah nggak ngabulin permintaan kalian, jangan marah pada-Nya. Karena akan ada 3 kemungkinan:
1. Allah akan mengabulkan sekarang.
2. Allah akan mengabulkan, tapi tidak sekarang.
3. Allah tidak akan mengabulkan karena punya rencana lain yang lebih baik.

Demikian post dari saya sekedar untuk renungan, semoga bermanfaat :D.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Minggu, 22 November 2015

Random post

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai semua pengunjung blog saya! Lama sudah saya nggak menulis post di sini, kira-kira hampir 1 tahunan lah. HEHEH. Time flies, sejak aku bikin blog ini waktu SMP hingga sekarang aku sudah kuliah. Nggak kerasa ya ternyata. Jadi ingat waktu aku awal bikin blog ini cuma buat iseng-iseng aja, hingga ada niatan buat nulis yang bermanfaat. Yah, walaupun hanya ada beberapa tulisan saja sih yang bermanfaat. HEHEH

Hmm, mau nulis tentang apa ya di tulisan ini? Sebenarnya banyak sekali sih yang ingin aku ceritakan, karena memang dasarnya aku suka cerita. Tapi aku bingung, cerita mana yang pantas disampaikan di blog ini. Heuhh

Ya sudah lah, anggap aja ini sebagai pembuka tulisan untuk tulisan yang lebih bermanfaat lagi (setelah ini). Insya Allah aku akan posting tentang ilmu  yang aku dapat selama ini atau mengenai informasi.

Wassamualaikum Wr. Wb.

Senin, 22 Desember 2014

Lagu Soundtrack Drama High School Musical.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai semua! Selamat hari Ibu untuk semua Ibu dan calon Ibu di seluruh dunia.
Nggak terasa ya, sebentar lagi tahun baru. Sekarang sudah liburan nih. Huehehee
Oh iya, ternyata waktu itu terasa cepat sekali. Nggak nyangka tahun depan sudah kuliah saja -_-. Masa SMA 3 tahun itu cepat sekali. Wah ngomongin masalah sekolah, aku jadi ingat drama High School Musical. Iya, drama yang tayang waktu aku masih belum baligh -____-, (Haha lupakan). Jadi drama yang diperankan sama Zac Efron, Vanessa Hudgens, Lucas Grabeel dan Ashley Tisdale (Ini sih yang paling aku ingat) ini sempat fenomenal dikalangan remaja Indonesia. Dulu waktu itu aku masih belum ngeh sih sama ceritanya, soalnya ceritanya romantis sih. Tapi entah mengapa aku dulu suka sekali sama karakter si kembar, Ashley dan Lucas. Padahal mereka itu kan antagonis tuh, tapi biarpun begitu mereka berdua itu kocak. HAHA

Sebenarnya aku bingung mau bahas apa, tapi ya sudahlah seperti biasa aku post saja lagu-lagu yang ada di drama ini, (Ini cuma yang saya ingat ya!)

  1. We're All in This Together.
    Ini yang nyanyi all casting HSM 1. Paling suka sama lagu ini sih.
  2. High School Musical
    Ini yang nyanyi juga all casting.
  3. A Night to Remember
    All Casting
  4. Fabulous
    Ashley sama Lucas.
  5. I Don't Dance
    Lucas Grabeel
  6. What I've Been Looking For
    Sebenarnya ada 2 versi, yang satunya Zac sama Vanessa. Tapi aku suka yang versinya Ashley dan Lucas.
  7. You Are the Music In Me
    Ini pernah dinyanyikan versi Jerman sama Kate & Ben. Tapi aslinya Zac dan Vanessa.
  8. What time is it?
    All casting HSM 2.
  9. Now or Never
    Sepertinya ini juga All Casting tapi aku lupa -__-
  10. Breaking free
    Zac dan Vanessa
  11. Work This Out
    All Casting.
  12. I Want It All
    Ashley dan Lucas
  13. All For One
    All Cast
  14. Start of Something New
    Vanessa dan Zac
  15. Stick To The Status Quo
    All Casting
  16. Just To Be With You
    Olivia, Lucas, Vanessa, Zac
  17. Right here, Right now
    Insya Allah Vanessa dan Zac
  18. Get'cha Head in the Game
    Zac Efron
  19. When There Was Me and You
    Vanessan Hudgens
  20. Bop to the Top
    Ashley dan Lucas. Lucu pas mereka nampilin ini apalagi pas bagian Ashley mukul kepala nya Lucas. wkwk
  21. Humuhumunukunukuapua'a
    Lagunya aneh tapi lucu sih -__-. Yang nyanyi in Ashley sama Lucas sih. Kalau Vanessa dan Zac paling ya lagu romantis.
  22. Everyday
    Vanessa dan Zac
  23. Bet on it
    Zac Efron, lari-lari di Padang. wkwk

Nah, itu saja sih yang mungkin dapat saya sampaikan. Maaf kalau ada yang salah, maklum lupa -____-.
Kalau ada kalian yang ingat lagunya lagi, tulis di komentar ya! HAHAH
Oh iya maklum kalau informasinya kurang jelas, maksudnya tidak aku beri video tester (?) lagunya. Sudah malam nih, lagian banyak juga, jadi malas kan. Wkwk

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Minggu, 26 Oktober 2014

Lagu bahasa Jerman, Spanyol, Prancis, Italia yang enak di dengar

Assalamualaikum Wr. Wb.
Lama ya saya tidak memposting sesuatu. Mumpung dini hari ini lagi kurang kerjaan sehabis nonton El Clasico, saya mau post sesuatu lagi. Ya, mengenai lagu lagi, lagu lagi, wkwk. Namun kali ini, saya mau memberikan lagu dengan tema yang berbeda (?). Kalau biasanya lagu yang saya tulis selalu bahasa yang universal (?), kali ini adalah bahasa yang selain bahasa universal (?). Okelah langsung saja,

  1. Mulai dari Lagu Jerman deh,
    a. Kate and Ben - Ich lieb dich immer noch so sehr.
    Lagu ini enak sekali. Walaupun aku gak tau artinya ._. , tapi lagu ini kelihatan romantis. Apalagi pas bagian hampir akhir, rasanya.... ehem. Kalau aku dengar lagu ini rasanya ada kenangan yang harus diingat dan tujuan yang HARUS dicapai (?), nah lho nggak nyambung kan -_-.
    b. Samajona - So Schwer.
    Lagu ini menceritakan sakitnya dikhianati sahabat dan orang terkasih (?). Enak didengar juga, lembut gitulah nadanya. Tapi ada kata-kata yang kasar lho di dalam lagu ini. Semacam cacian, kalau penasaran, cari lirik lagunya lalu translate sendiri ya! wkwk
    c. Silbermond - Symphony
    Lagu ini galau kalau aku dengar. Tapi aku nggak tahu artinya sih -_-. Menurutku cocok lah kalau didengar orang galau, karena akan menambah kegalauan Anda. Haha
    d. Yvonne Catterfeld - Blau Im Blau
    Lagunya damai. Enak kalau didengar pas malam nan sepi. Coba deh denger lagunya. Bukan lagu galau kok.
    e. Peter Mafray - Du
    Ini lagu zaman masa kecil. Lagu Jerman yang paling terkenal di Indonesia (mungkin).  Jadi ingat pas masih di Irian deh. wkwk
  2. Lagu Spanyol
    a. Andres de Leon - este amor me esta matando.
    Lagunya galau -_-. Artinya Cinta ini membunuhku. Coba dengar deh.
    b. Chayanne - Yo Te Amo
    Coba dengar lagu ini, pasti Anda akan mengingat sebuah drama yang sempat fenomenal di Indonesia duluu.
    c. Chayanne - Si Nos Quedara Poco Tiempo.
    Lagunya bagus, cuma aku nggak tahu artinya. Tapi kelihatannya lagu sedih.
    d. Estopa - Como Camaron
    Nah ini lagu dari grup kesukaannya Iniesta nih. Lagunya ngebeat, asik deh.
    e. Estopa - El Run Run
    Ini juga agak ngebeat, suka lah, suka sekali dengan lagu ini.
    f. Axel Fernando - Tu amor por siempre
    Lagunya enak, lembut sih ._.
    g. Axel Fernando - Te voy amar
    Lagunya lembut juga, susah mendeskripsikannya.
    h. Cristian Castro - Por Amarte asi
    Ini lagu favorit saya sekali. Lagunya mengingatkan saya terhadap suatu kenangan. Lagunya enak didengar. Suka sekali pas bagian awalnya. Por amarte asi, Por Amarte Asi, Por Amarte Asiiii. Haha

    Di bagian Spanyol emang agak banyak sih lagunya, sebenarnya saya masih punya banyak, karena memang kalau lagu Spanyol saya agak mborong sih. Wkwk
  3. Lagu Prancis
    a. Coeur de Pirate - Comme des enfants
    Lagunya patah patah lembut. Coba dengar deh.
    b. Camile - La festin
    Lagunya coba dengar saja deh. Soalnya aku bingung mendeskripsikannya.
  4. Lagu Italia
    a. Andrea Brocelli - Con te Partiro
    Lagunya lembut, jenis lagu seriosa. Mungkin kalian familiar dengan lagu ini, soalnya sering sekali dimainkan pas acara musik orkestra gitu.
    b. Laura Pausini - La Solitudine
    Lagunya enak juga. Tapi ya gitu model musik Italia jenisnya rata-rata begini.
  5. Lagu Turki
    a. Murat Dalkilic - Bir Hayli
    Sebenarnya ini bonus sih. Lagu favoritnya Mesut Ozil. Nadanya unik, khas timur tengah gitulah. Bahasanya agak nggak jelas, soalnya saya memang nggak tahu -_- (beler lagi). Tapi wajib dicoba! Ini bukan lagu lembut seperti lagu jenis rata-rata di atas!
  6. Lagu Portugal
    a. Michel Telo - Ai se eu te pego
    Enak untuk joget joget deh lagu ini. Haha
Nah, itulah daftar lagu yang dapat saya sampaikan. Jika ada pertanyaan bisa ditanyakan di ask fm saya : rita_janah. wkwk
Dan dari sekian lagu dari beberapa negara, kita bisa simpulkan kalau beda negara, bisa beda jenis musiknya. Ada yang terlalu klasik, terlalu rhumba rhumba dsb.
Sekian
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Rabu, 09 Juli 2014

Lagu-lagu favorit saya untuk pembaca.

Assalamualaikum Wr.Wb.
Hai semua ! lama sekali saya tidak menulis di blog. Bagaimana nih liburan kalian? Pada demam bola Piala Dunia 2014 nggak nih? Kalau aku sih iya, aku selalu menyaksikan pertandingan sejak awal pembukaan hingga sekarang hampir masuk final. wkwk. Pada jagoin siapa? Kalau aku sih awalnya Spanyol, tapi tahu kan, mereka pulang duluan. Sehingga akhirnya aku langsung menjatuhkan pilihan ke Jerman dan Belanda. Nggak masalah kan kalau jagoin 2 negara? Wkwk Dan sekarang duan-duanya masuk semifinal.

Ah iya, saya nggak bermaksud bahas Piala Dunia 2014 sih sebenarnya. Saya cuma mau share lagu yang menurut saya bagus. Jadi akhir-akhir ini saya jadi suka begitu dengarin lagu, dan saya ingin bagi-bagi begitu. Hehe

Baiklah jadi lagu yang sering sekali saya dengar antara lain :
1. Marry Your Daughter - Brian Mc Knight. Sebenarnya lagunya sudah lama sekali, pasti kalian tahu. Awalnya nggak begitu suka, tapi begitu sering jadi suka. Lagunya memang agak So sweet sih sebenarnya -_-.
2. Jari-Jari Cantik - Christoffer nelwan. Ini sih nggak perlu ditanya. Sudah dari dulu aku suka lagu ini. Wkwk
3. So Good To Me - Chris Malinchak. Sebenarnya aku tahu lagu ini karena ternyata ini lagu favoritnya Mesut Oezil. Awalnya aku agak aneh dengan lagu ini, tapi begitu aku lanjutin lagunya enak. Bisa buat santa-in pikiran.
4. Thrift Shop - Macklemore Ft Wanz. Agak lucu sih lagu ini. Dengarin deh.
5. Almost is Never Enough-Ariana Grande.  Lagunya bagus juga.
6. La Da Dee - Cody Simpson. Awal lihat video clipnya lucu, jadi suka.
7. We Are One Ost-nya Piala Dunia. Suka lah kalau lagu ini. Wkwk
8. Tchu Tcha Tcha - Neymar Jr. Wkwk, jangan salah, pemain sepak bola satu ini punya lagu juga lho. Walaupun konyol, tapi enak didengar. Wkwk
9. Robin Thicke - Blurred Lines. Asli lagu ini juga bagus.
10. Instrumen-instrumennya Yiruma. Banyak kalau ditanya mengenai instrumennya  Yiruma. Soalnya rata-rata bagus. Seperti My memory, Love Me, Kiss the Rain, Scenery from My Window, Hope etc etc. Menenangkan lah.
11. Good Old Fashioned Loverboy - Queen. Ini bagus, aku suka karena nadanya unik. Wkwk
12. Love of My Life - Queen. Ini lagu semacam lullaby deh.
13. Everybody Has a Dream - Billy Joel. Lagunya ini bikin bagus. Seperti motivasi untuk kita.
14. Team - Lorde. haha, pasti banyak yang tahu lagu ini.
15. There You'll Be - Faith Hill. Asli ini lagunya agak bagaimana begitu.

Sebenarnya masih banyak lagu yang ingin saya beritahu ke kalian. Tapi berhubung keterbatasan waktu dan mata saya sudah agak bagaimana begitu, jadi kapan-kapan disambung lagi.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Sabtu, 24 Mei 2014

Cara menghias blog (pakai template)

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai semua, saya jarang ngepost sesuatu yang berguna (?) haha. Jadi kali ini saya ingin berbagi cara lagi mengenai penghiasan (?) blog kepada teman-teman semua. Dan bab nya memang untuk pemula, yaitu memasang template. Baiklah caranya adalah begini :
1. Pilih template yang ingin kalian gunakan dan anda bisa mencarinya disini Template. Disitu kalian bisa mencari tema template yang kalian inginkan di kolom search kanan atas.
2. Setelah itu klik download dan file akan terdownload dengan format winrar. Setelah terdownload, ekstrak file tersebut. (Untuk cara mengekstrak bisa dibuka di sini. Itu postingan blog orang lain, mudah kok caranya).
3. Setelah di ekstrak buka dasbor blogger >> template.
4. Setelah itu pilih "Cadangkan/Pulihkan" di pojok kanan atas.
5. Akan muncul kotak dialog klik Unduh template
6. Setelah di unduh klik "Pilih file" lalu pilih file yang tadi sudah di ekstrak.
7. Setelah dipilih baru klik "Unggah" dan tunggu.
8. Selesai.

Nah itulah cara memasukkan template. Namun alangkah baiknya setelah memasukkan template, Anda menata tata letaknya agar lebih rapi. Sekian, semoga dapat membantu!

Wassalamualaikum Wr. Wb.

PEPSI!

Assalamualaikum Wr. Wb.
Sudah lama ya ternyata 2012. Hmm, ingat sama zaman kelas 9 semester 2. Rindu lah istilah kasarnya, huehee. Dulu itu kelas ini kelas baru, jadi kami ini penghuni baru. Penghuninya itu macam-macam lah. Tapi sekarang kami sudah pisah. Sudah beda SMA. Ada juga yang beda kota. Jadi ya begitu, jarang ketemu, jarang kontak, bahkan sudah putus (?). Nggak tahu kenapa, PEPSI itu zaman SMP paling berkesan. Padahal cuma semester 2. Cuma 1 semester! Dan kalian tahu lah, kalau kelas 9 itu 1 semester berapa bulan? 4 bulan! CUMA 4 BULAN! tapi mengapa bisa berkesan? Saya juga bingung. Mungkin karena kami lewatinnya pas mau keluar SMP. Jadi belajar bersama, les bersama, main bersama, latihan bersama, dsb. Baiklah, untuk sekedar nostalgia, saya ingin mendeskripsi teman-teman saya dari kelas ini. Mulai dari :
1. Agung Sunyoto W.S. nah, anak ini dulu duduknya depan saya sama si Arzun. Wajahnya arab-arab gimana gitu. Kelihatannya sih pendiam, tapi ..... haha. Anaknya nyantai, kadang jahil, terus apalagi ya, lupa -_-. Jarang bicara, tapi kalau sudah bicara bisa panjang. Matanya dulu pernah kena Freshcare saya gara-gara dia terlalu sibuk dengan Freshcare nya. Haha
2. Akhmad Sarony. Haha, anak ini memang HACEP deh dulu. Kelas 8 dulunya juga sekelas. Tapi kelas 7 sudah kenal. Soalnya anak ini memang sok kenal (?). First Impression saya dulu "Ih, anak ini sok kenal. Padahal masih pendaftaran SMP." Anaknya baik, sangat malah. Dulu pas kelas 8, aku, Fitri sama dia sering disebut 3 serangkai soalnya sering bareng kemana-mana. Pinter, Rajin, Suaranya bagus, Lincah, Pecah, Lucu, Putih, Prematur (?) kadang menyebalkan -_-, dsb. Pintar promosi juga, dulu pernah pas presentasi lomba KIR dia bilang "Mengapa saya membuat telur aneka rasa? Karena saya bosan dengan telur yang kalau nggak asin ya tawar" kurang lebih begitu. Pokoknya beruntung bisa kenal Sarony. Tapi lama nggak ketemu -_-. Terakhir pas ambil ijazah. Lama kan? Iya. Dulu pas di Bali, HPnya pernah hilang di Bis, trus dia sedih (jelaslah), setelah dibantu Fitri mencari, ketemu lah!
3. Alfin Permana. Anak ini dulu 1 SD dengan saya pas kelas 1-3, terus saya pindah. Anaknya rajin, wajahnya lucu seperti anak kecil. Pas SMP dulu sering lihat dia naik sepeda, lucu. sebangku dengan Bintang dulu. Jarang bicara, tapi baik dia. Suaranya lembut tapi nggak bisa nyanyi (?).
4. Anisa Indriani. Wah, lama sekali nggak ketemu. Sekarang dia sudah bahagia di Surabaya. Wanita perkasa, kurang lebih dapat disebut demikian. Anaknya Rajin, Baik , Dewasa. Anak kesayangannya guru olahraga soalnya di jago olahraga dan termasuk atlet dulu. Dulu duduknya di sebelah saya (bukan sebangku). Dulu dia perempuan tertinggi di kelas. Badannya langsing. Trus Anisa ini jarang marah, lucu. Pokoknya yang diingat dari dia adalah sifat dewasanya dia :).
5. Angga Putra P, Dia itu menyebalkan dan sok keren. Lumayan rajin, rajin menjahili satu sama lain. Sekarang se-SMA dengan saya. Untungnya nggak sekelas. Haha. Lucu juga anak ini. Nggak gampang marah walaupan sering saya marahi. Suaranya sekarang lumayan bagus. Dia juga MC sekarang. Dulu sering lihat dia naik sepeda hitam pas berangkat sekolah. Dandanannya lumayan rapi, wk.
6. Arzun Pambudi. Haha, TK dulu 1 TK. SD dulu 1 SD (walaupun kelas 4-6). SMP juga 1 SMP dan baru sekelas pas kelas 9, di 9B dan 9I. Lama juga nggak ketemu anak ini, padahal rumahnya paling dekat dari rumah saya (?). Sekarang dia 1 SMA sama Sarony. Anaknya kelihatannya diam, padahal .... . Terus lucu, badannya dulu bisa dibilang bantet (?) haha. Dulu suka sama Avenged sevenfold. Juga sama Budi Anduk gara-gara namanya ada Budinya. Suka menyambung-nyambungkan sesuatu (?). Jarang juga bicara kalau nggak kenal, tapi kalau kenal seru! Dulu sering ngusapin Freshcare saya di tengkuknya, nggak tau biar apa. Dulu suka banget sama Chelsea, sekarang mungkin masih (?). Wkwk
7. Bintang A. Wibisono. Dulu anak ini gendut. Matanya sipit. Pecah suaranya. Anak ini seru, baik, ramah, apalaginya pokoknya mendekati itu. Sekarang 1 SMA dengan saya dan dia jadi OSIS di SMA. Dulu waktu kelas 8 dia pernah berusaha untuk diet dan jadi suka sekali bersepeda. Sering ketemu di SMA ini, tapi jarang ngobrol soalnya kelasnya jauh. Bintang pernah bilang kalau dia kangen banget sama Alfin dan Sarony. Karena jadi OSIS bintang jadi sibuk, tapi dia tetap hits di sekolah. Haha pokoknya Bintang bener-bener teman yang baik lah.
8. Cikita Ayu L.  Dia temannya Eva sia anak tomboy. Teman sebangku malah. Walaupun dia badannya lebih ehm.. besar, tapi dia bersepeda lho dari rumahnya yang jauh. Kuat kan? Anaknya jarang bicara sih, jadi seperti nggak bergairah (?).
9. Daranindra Q.A.A. Nama panjangnya sulit dan panjang, jadi aku singkat. Nah, dulu waktu awal masuk kelas 9I, dia nangis gak jelas dan aku nggak tahu penyebabnya.  Trus sama Nur berusaha didiamkan, tapi tetep aja nangis. Awal di 9i kan belum kenal, aku kira dia biasa saja, maksudnya nggak heboh. Eh ternyata suka teriak-teriak badai, kadang menyebalkan, tapi seru. Suka galau gak jelas. Benar-benar berbanding terbalik dengan teman sebangkunya yang pendiam. Tapi biarpun begitu dia dulu yang buat bunga dari kertas untuk farewell party english course. Hasilnya bagus!
10. Diana Puspitasari. Ini anak rajinnya bener-bener. Pintar, Enak diajak ngomong karena sering nyambungnya meski banyak yang bilang dia pendiam . Sekarang kita satu SMA dan kita selalu berangkat dan belajar bersama, haha. Dulu waktu SMP katanya dia kurang suka musik, tapi sekarang, selalu nyetel musik dan koleksi lagunya juga variatif. Suka sekali sama Harry Potter. Ingat! Harry Potternya bukan pemerannya (?). Terus gara-gara dulu aku beritahu dia tentang "Jun Sung Ahn", dia jadi suka koleksi video permainan biolanya, padahal aku sudah jarang nyari-nyari -_-. Kalau libur, katanya dia suka nonton doraemon dan kartun lainnya. Aku juga! walaupun sudah besar, aku masih suka kartun! Anaknya baik, nggak aneh-aneh, dan kalau belum kenal pasti nganggapnya dia pendiam.
11. Dwi Retno W. Ini teman sebangkuku dulu. Anaknya kecil, baik badan maupun tinggi badannya. Anaknya rajin, suka ngeyel, nggak gampang percayaan. Sering aku bikin dia emosi haha, tapi dia nggak pemarah. Dulu kalau sekolah selalu pakai tas samping, bukan tas pundak, dan itu tasnya menurutku kecil. Tapi itu tas selalu cukup untuk bawa buku pelajaran yang cukup banyak dan baju olahraga tanpa dia bawa tas lagi. Mungkin kalau aku yang pakai sudah jebol duluan -_-. Dwi dulu pernah aku suruh nulisin catatanku gara-gara aku malas nulis dan kebetulan dia mau. Haha
12. Elma Wahyu L.S. Dulu pas kelas 7 kelasnya tetanggaan sama kelasku. Rambutnya panjang sekali, jarang dikuncir penuh, mungkin cuma setengah. Teman sebangkunya Anisa. Elma jarang beranjak dari bangkunya sih, jadinya ya.... begitulah. Tapi Elma baik, walaupun jarang bergairah (?).
13. Ema Suryaningsih. Ini temanku pas masih di 9B, terus kita sekelas lagi di 9I. Kita juga 1 SD, cuma beda kelas. Juga pernah 1 TK. Tapi aku kenal Ema lagi pas kelas 4, soalnya aku pindah sekolah. Ema dulu juga OSIS pas SMP. Anaknya baik juga, tapi di 9I jarang ngobrol soalnya bangkunya sangat jauh dari tempatku. Padahal di 9B masih sering. Haha
14. Emilia Deby W. Emilia anaknya ramah terus netral. Dia juga rajin, dulu pas kelas 8 kita sekelas di 8H juga. Anaknya tinggi, katanya ikut Paski pas di SMK. Emilia memang di SMK, tapi SMK yang kebanyakan teman-temannya itu laki-laki -_-. Ayahnya dulu yang motret foto kelas kita. Dulu aku kira Emilia itu pas kelas 8 menakutkan, soalnya matanya kalau lihat aneh -_-. Suaranya Emilia tergolong suara berat dan mirip laki-laki. Katanya dia nggak bisa nyanyi gara-gara suaranya besar, padahal menurutku suaranya enak didengar malah aku suka soalnya ada khasnya -_-.
15. Eva Erliana. Haha walaupun tomboy tapi rambutnya panjang sekali. Kadang rada kasar sih, kadang -_-. Sekarang di SMA dia ikut Inkai dan sering latihan dengan teman sekelasku yang sekarang. Masih sering sms Diana, entah tanya pelajaran ataupun kirim kata-kata (haha tau kan saya XD). Jago olahraga. Sekarang sih saya kadang simpangan dengan dia kalau berangkat, sekali lagi kadang -_-.
16. Fahriza Oktavian S. Haha, beneran deh, dia itu dulu siswa paling tinggi di kelas, bahkan di SMP. Dulu saja tingginya sekitar 178, itu pas kelas 9. Nggak tahu sekarang. Badannya kecil jadi seperti lidi. Aku dulu ngiranya dia siswa yang nakal, soalnya rambutnya di model begituan (?). Tapi pas di 9I dia katanya insyaf, jadi rambutnya rapi deh. Seru juga. Katanya sih dulu banyak yang suka. Tapi nggak tahu lah. Haha
17. Fitrianingsih. Haha Fitri itu baik sekali. Sekarang masih sering kontak saya. Dia selalu menolong orang (?). Anaknya sabar pol, meski sering tak marahi, wkwk. Sifatnya dewasa. Meski badannya tergolong besar tapi dia termasuk jago olahraga. Dulu tiga serangkai dengan aku dan Sarony. Sekelas denganku sejak kelas 7, meski pas kelas 9 semester 1 nggak sekelas.Lumayan sering simpangan kalau berangkat sekolah. Beruntung lah punya teman seperti dia. Benar-benar beruntung!
18. Irfan Mauluddin. Panggilannya Upin. Aku sudah kenal sejak SD tapi nggak satu SD. Jago matematika banget. Dulu tubuhnya kecil sekali dan lucu... Tapi sekarang SMA dia sudah lebih tinggi. Larinya cepet sekali, Jago futsal. Suaranya cempreng, sampai sekarang. Satu SMA dengan saya, dan teman kelas 10 saya pernah ada yang minta fotonya dia yang ada di laptop saya.....
19. Izatul Fitria F.A. Temanku sejak kelas 4 SD. Tulisannya sudah bagus sejak dulu kala. Teman dekatnya Nadya. Sekarang dia di SMA sendirian. Maksudnya nggak ada teman SMP yang satu sekolah dengan dia. Baik!
20. Kanita A.L. Rambutnya licin sekali, tulisannya juga rapi. Badannya kurus. Teman SDku juga cuma nggak sekelas. Rajin, suaranya kalem. Temannya Nia!
21. May Ratih B.P. Rajin sekali, terlihat dari tulisannya. Sekarang dia di SMA dengan Sarony dan Arzun. Badannya tinggi tetapi sangat kurus... Anaknya baik juga tapi agak pendiam. Teman sekelasku pas kelas 8 juga. She also love Harry Potter, sama seperti Diana. Dulu pas kelas 8 sering berinteraksi soalnya bangkunya dekat. Sama-sama di belakang -_-. Tapi pas kelas 9I agak jarang soalnya tempatnya jauh, jadi nggak bisa ngobrol pas jam pelajaran (?).
22. Mei Kurnia S. Dulu pas kelas 7 rambutnya panjang sekali. Tapi tiba-tiba pas kelas 8 rambutnya dipotong pendek. Dulu OSIS juga. Temannya Kanita.
23. Moch. Chamdani. Awalnya aku kira dia sangat pendiam. Tapi ternyata nggak terlalu pendiam. Meski jarang berbicara dengan saya (?), tapi kata Diana dia enak diajak bicara. Apalagi ya? lupa sudah ngantuk saya -_- sekarang sudah dini hari. Haha
24. Nadya Eka D. Bisa dibilang dia paling muda di kelas. Hidungnya pesek kalau kata Agung -_-. Dulu suka menyongket (?) atau apalah itu namanya. Temannya Izatul!
25. Nova Wanda K. Wih calon akuntan nih dia. Pintar! Rajin! Gendut (?), Tembem (?). Enak diajak bicara dia. Dulu dia merupakan best student di English Course yang diadakan di sekolahan saya setelah Arzun. Sempat ingin masuk SMK jurusan Perbankan tapi tingginya kurang mencukupi. Masih sering kontak sama Diana (saya tahukan?)
26. Rahmad Deddi K. Mantan ketua OSIS, haha. Sekarang dia Ketua Eskur basket di SMAku. Memang dia pemimpin yang baik (?), dulu ketua kelas juga di 9I. Dulunya drummer, tapi sempat ganti ke gitar. Pernah ngisi perpisahan kakak kelas pas SMP dengan menyanyi, tapi suaranya aneh ._.V .  Badannya berisi (maklum sering basket).
27. Riani Oprianti. Dulu dia suka basket, tapi katanya sekarang pas SMA dia anak basket juga. Katanya dia lahirnya prematur. Trus sekelas dulunya pas di 9B. Tubuhnya pendek, rambutnya agak keriting gantung, suaranya cempreng. Itulah yang saya ingat dari dia.
28. Rita Nurjanah. Saya sendiri. Bingung. Mau. Nulis. Apa. Pokoknya. Saya. Adalah. Makhluk. Unik. Kalau. Menurut. Saya :P. Kalau kata teman-teman, saya interest sekali di musik, ngomongnya cepet, pemalas, unik dan hobi tidur. Tapi saya punya arti untuk nama saya sendiri yaitu : R= Religius. I=Incredible. T=Tactical. A=Amazing and Awesome. Haha
29. Rizka Firsta S. Pas kelas 8 kan sekelas ceritanya. Dia itu dulu pemalu dan pendiam. Tapi dulu selalu disuruh jadi dirigent pas upacara atau perpisahan. Dan sekarang dia jadi mayoret di SMA saya. Kaget kan? saya aja nggak percaya dia jadi nggak pemalu.
30. Sagita Arisandy. Kalau hari raya nyepi dia selalu mengundang teman-teman ke rumahnya. Jago olahraga. Badannya bagus. Sekelas dengan saya sejak kelas 7 dan cuma nggak sekelas pas di kelas 9 semester 1. Dulu rambutnya asli berombak, tapi pas kelas 8 semester 2 di lurusin. Dan awal pas dia dilurusin itu seperti rocker wanita. Panjang sekali dan menutupi sebagian wajahnya. Dia agak pecicilan -_-.
31. Siti Binti Nur'aini. Pendiam. Teman SDku pas kelas 1-3 sama seperti Alfin. Temannya Dara. Selalu sabar menghadapi Dara yang spektakuler. Anaknya juga rajin. Sampai sekarang juga masih 1 sekolah dengan Dara. Apalagi ya bingung -_-, sudah ngantuk sekali ini.
32. Zainurrahman Wahyu R. Bisa dibilang dia itu sejak TK satu sekolah terus dengan saya. Sampai sekarang di SMA juga satu sekolah lagi tapi nggak sekelas. Anaknya ambisius pol, haha. Rajin dan pintar, dijuluki profesor sekarang. Pintar Kimia. Suka saltingan sekarang. Suka curcol sembarangan juga, haha. Ketua Eskur KIR di sekolah saya. Sebenarnya dia dulu interest sekali di biologi karena ingin jadi dokter spesialis jantung tapi sekarang malah pindah di Kimia. Sekarang pakai kacamata. Otaknya kelihatan sekali berat di kiri. Badannya sekarang tinggi sekali. Anaknya juga sangat baik, jarang marah juga. Wkwk

Sekian deskripsi mengenai teman di kelas PEPSI. Maaf agak random. Maklum saya pas ngantuk, padahal meski nggak ngantuk pasti random juga -_-. Terima kasih bagi yang membaca!
Wassalamualaikum Wr. Wb.




Jumat, 14 Maret 2014

First post at 2014!!!!

Assalamualaikum wr. wb.

 Yeah,, this is my first post at 2014. sesuai judulnya haha. Jadi ceritanya saya mau cerita banyak hal tentang apa yang telah saya alami di 2014. Tapi cuma ringkasannya saja, untuk lebih lanjut, di post selanjutnya.
Oke, yang pertama DN. Tahu nggak apa itu DN? DN itu Dies natalies. haha. Pokoknya itulah. jadi begini, biasanya kan kalau DN itu sekolah ngadain lomba intern. Nah, kebetulan aku ikut vocal grup. Nggak tahu kenapa bisa dipilih kelas untuk ikut lomba itu. Jadi, aku kan nggak biasa tampil di depan umum, lah pas ini disuruh nyanyi itu rasanya campur aduk, wkwk. Trus ada juga lomba kebersihan kelas (kelasku juara 3 lho), ini perjuangannya itu bener-bener, aku sampai pulang malem cuma buat menghias kelas dan juga buat atribut untuk parade. Wih. Terus ada juga festival film pendek. Kelasku buat film semacam hantu-hantu tapi bukan serem.Nah pas hari terakhir itu puncaknya, ada bintang tamu. wih, seru sekali. hujan-hujanan gitu. tapi sayangnya aku cuma berdiri di paling belakang sama teman aku. Trus pas pulang dari DN terakhir itu, aku sempat kesasar. wk
Yang kedua Gunung Kelud -_-. Siapa sih yang tahu kalau sebulan yang lalu itu Gunung Kelud meletus. Sempat bikin gempar karena debunya sampai Yogyakarta -_-. Yang Yogyakarta aja kena, apalagi rumahku, yang radius 44 km. Yah meski gak parah sih, tapi debunya tebal coy. Terus sekolahku, radiusnya sekitar 20 km, itu malah hujan kerikil, kebetulan aku datang ke sekolah karena belum ada kabar kalau libur, sekolah sudah mirip pantai, hihi. Terus pas berangkat itu bener-bener perjuangan, bayangin saja, 15 km naik motor sambil balapan sama debu -_-. hueueuh.
Yang ketiga Bali!!! yey! Jadi seminggu yang lalu, tepatnya Jum'at tanggal 7 itu, sekolahku berangkat ke Bali. Berangkat dari rumah aku jam setengah 3 dini hari, soalnya jam 4 bisnya sudah harus berangkat. maklumlah mau mampir ke Universitas dulu tapi lewat jalan yang lebih jauh gara-gara jalan biasanya itu rusak akibat Kelud. terus sampai di Bali sekitar Sabtu dini hari. Yah, soalnya itu waktu di Universitas lamaaaaa sekali. Pas di Bali ini, kelasku benar-benar gila. Untuk lebih lanjut aku post kapan-kapan saja, sekalian fotonya. Namanya juga ringkasan, jadi singkat aja. Haha
Terus apalagi ya, oh ya, sebelum berangkat ke Bali itu, mulai Senin sampai Rabu itu kelasku full UTS. Bayangin saja, Jumat ke Bali eh sebelumnya malah UTS, asdfghjklnvkdjhgidr -_-. Jadi kurang fokus kan sama UTSnya. Tapi ya, I hope the best untuk UTSnya, semoga nggak buruk nilainya. Semoga tinggi nilai saya, Amin ya Allah.

haha, sudah ya, segitu dulu. Kapan-kapan lanjut!
Wassalamualaikum Wr.wb.

Minggu, 22 Desember 2013

Libur Telah Tiba



Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Libur tlah tiba, libur tlah tiba, hore, hore, hore! haha, senangnya hari ini sudah mulai liburan. Kemarin sudah terima rapor, yah walaupun nilainya harus ditingkatkan sih. Tapi kemarin teman sekelasku si Bimo sama si Winda masuk 10 besar paralel. Wah, selamat ya kalian berdua! Kalau aku sih nggak tahu, di kelas peringkat berapa -_-. Haha, sudah lupakan! Kembali pada liburan. Jadi begini, liburan itu antara menyenangkan dan membosankan. Terkadang kurang kerjaan, tapi jika liburan hampir usai minta diulang, memang tabiat pelajar -_-. Setiap liburan sih aku nggak pernah kemana-mana, soalnya setiap diajak mesti nggak mau. Inginnya dirumah, browsing internet, belajar untuk semester depan (sok rajin) dan main di sekitar rumah. Tapi rencana liburan ini mau melakukan apa masih bingung, inginnya yang bermanfaat tapi saat melakukan dan merasa kesulitan selalu berhenti. Sebentar lagi juga akan tahun baru, senang juga! Walaupun nggak pergi kemana-mana, tapi saat malam perayaan mesti kumpul di rumah sama orangtua dan kakak-adik. Nah, jadi kesimpulannya liburan ini aku ingin mempelajari sesuatu yang berguna. Doakan agar tidak terputus dan tetap konsisten, wkwk. How about your planning for holiday? Oh iya, Selamat Hari Ibu!

Sekian,

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Senin, 16 Desember 2013

Freedom!!!!

Assalamualaikum wr. wb.
Yeah! setelah hampir 2 minggu UAS akhirnya selesai juga. Bener-bener bebas lah, sudah nggak ngebut belajar. Sebenernya masalah belajar memang konsekuensi siswa, tapi kalau UAS, rasa dari belajar itu benar-benar beda. Biasanya belajarnya lebih serius nggak bisa santai, padahal seharusnya kita lebih fokus pada hariannya, ckckck. Nah, sekarang sudah classmeet. Sabtu sudah terima rapor dan minggu depan sudah LIBURAN! Liburan harus dimanfaatkan sebaik mungkin, gunakan untuk mengasah bakat, belajar untuk semester 2 dan refreshing tentunya (tapi jangan keseringan refreshing). Baiklah selamat bersantai ria! Freedom is real!

Wassalamualaikum wr. wb.

Minggu, 01 Desember 2013

Lagu Favorit

Assalamualaikum. wr. wb.
Hai semua!
Pada kesempatan kali ini saya ingin mem posting lagu/musik favorit saya. Atau bisa dikata kalian juga harus tahu karena lagu/musik ini benar-benar bagus. haha

Yang pertama lagu/musik yang menurut saya menenangkan

  1. Jari-Jari Cantik - Christoffer Nelwan.
  2. Kiss the Rain - Yiruma (Instrumental piano)
  3. After a Long Time ( nggak tahu lagunya siapa, pokoknya Ost dari drama korea Rooftop Prince)
  4. River Flows in You - Yiruma (Instrumental piano dan ada yang versi violin juga)
  5. Love Me - Yiruma (Instrumental piano)
  6. Somewhere Over The Rainbow
  7. I will always love you - Whitney Houston
  8. Through the Years - Kenny Rogers
  9. Stand up for love - Destiny's Child
  10. La Corda Romance Violin (lupa tulisannya) (Instrumental Violin)
  11. Menanti Ayah, Menanti Lintang - Hilmi Faturrahman
  12. Sebenarnya masih banyak (Instrumental dari Yiruma) tapi nggak mungkin saya tulis semua.
Yang kedua lagu yang agak nge beat tapi saya suka
  1. Best day Ever (lagunya sponge bob)
  2. Don't stop me now - Queen
  3. Canon In D
  4. lagu-lagunya JKT48. haha  XD.
  5. Banyak, nggak perlu ditulis haha..
Itulah lagu yang saya suka, mungkin kalian sudah banyak yang tahu. Jangan lupa lihat postingan lainnya ya!

Wassalamualaikum wr. wb.

Selasa, 09 Juli 2013

Liburan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Hai semua, bagaimana liburannya? Kalau saya sih selama liburan males kemana-mana. Cuma browsing saja di rumah. Tapi tanggal 6 kemarin, kelas saya ngajak ke pantai. Ya teman sekelas, satu kelas, alias semuanya ke pantai. Walaupun ada yang tidak ikut karena ada acara sendiri. Tapi seru sekali! Walaupun berangkatnya sempat molor gara-gara ada yang kesiangan. Padahal saya sudah bela-belain bangun pagi dan berangkat pagi dingin-dinginan tuh. Tapi tak apalah yang penting berangkat :P. Ceritanya kendaraan antara siswa laki-laki dan perempuan di pisah agar tidak terlalu desak-desakan. Nah, di kendaraan yang perempuan ini benar-benar heboh. Sepanjang jalan ramai terus, sambil nonton video dangdut aneh di TV kendaraan -_- dan ngikut-ngikut gayanya. Terus belum juga perjalanan jauh, sudah pada kresek-kresek nyari camilan. Lalu teriak-teriak nggak jelas ketika lihat anak SMP pacaran di atas motor, ckck..
Yang paling aku nggak suka itu ketika tiba di jalan yang belok-belok naik turun. Serasa di kocok dalam kendaraan. Benar-benar pusing, apalagi ketika mencium bau ikan asap yang entah darimana asalnya. Jarak dekat serasa jauh.
Ketika sampai di lokasi, kami langsung menuju ke pantainya untuk foto-foto. Sebenarnya bukan kami sih, tapi teman-teman soalnya aku nggak ikut mereka. Aku cuma duduk di tikar sama Iga dan Yuni soalnya bener-bener males mainan air. Sedangkan yang laki-lakinya pada berenang kecuali Bimo dan Ryan soalnya nggak bawa ganti. Akhirnya karena serasa pengangguran, saya, Bimo, Ryan mainan pasir kemudian di susul Via. Beberapa waktu kemudian beberapa siswa perempuan kembali dan kami makan tanpa beberapa siswa laki-laki karena katanya mau naik perahu dahulu. Hingga akhirnya ketika mau pulang, kami semua menunggu siswa laki-laki yang naik perahu itu. Namun mereka tidak kembali-kembali dan Si Krisna dapat telpon dari Iqbal yang katanya mereka terdampar di suatu pulau. Akhirnya Krisna mencari perahu yang dinaiki mereka tadi. Lama sekali perahu itu menyusul karena memang pulaunya jauh. Setelah mereka kembali, mereka segera ke toilet entah mandi atau cuma ganti dan usai itu mereka langsung makan karena mungkin kelaparan -_-.
Di ujung acara kami berfoto bersama satu kelas dengan minta tolong orang yang dipanggil Fanny. Dan pulang hingga sampai sekolah lagi pukul 18.30 an.
Sekian cerita saya, :P

Wassalamualaikum Warahmatullai Wabarokatuh.

Selasa, 02 Juli 2013

Cerita Pengalaman

Tuhan Itu Baik
“Rima, ayolah kamu ikut!”, kata Alfin memaksaku. Sangat semangat sekali rupanya, padahal aku sudah berkali-kali menolaknya. Yah, bukannya aku tak suka mungkin aku cuma takut kalau aku malah memalukan di perlombaan tersebut. “Aku nggak minat Fin,!”, kataku. “Ayolah aku kurang  1 anggota. Bantu aku lah! ”. “Baiklah, asal Dilla juga harus ikut!” kataku. Akhirnya aku menyerah untuk menolak. Tak apalah, tak ada salahnya juga ikut. Akhirnya Alfin menulis namaku sebagai anggota kelompoknya yang berjumlah 3 orang di sebuah olimpiade tingkat SMP. “Eh Fin, persyaratannya apa saja? Nanti aku siapkan.”, kataku tak ikhlas. “Ya seperti lomba pada umumnya ditambah fotocopy kartu pelajar.” Katanya. “Apa?!? Kartu pelajarku itu hilang, memakai  kartu apa saya?” kataku kaget. “ Hilang? Kenapa kamu nggak bilang. Terakhir mengumpulkan persyaratannya itu lusa, terus namamu juga terlanjur aku kumpulkan ke guru tadi.” Katanya.  “Pakai kartu pelajar orang lain nggak bisa?”,tanyaku.  “Kalau memakai kartu pelajar orang lain ya tidak bisa, namanya kan nama dia. Pokoknya kamu harus ikut.” Aku berpikir keras apa tindak lanjutku nanti. Tiba-tiba muncul di otakku sebuah ide jahat, namun tak masalah jahatnya juga tidak terlalu jahat. Akhirnya aku pergi menuju teman kelas 7 yang wajahnya mirip denganku. “Hei Er, kamu bawa kartu pelajar nggak?" tanyaku. “Kartu pelajarku masih dipakai untuk pinjam buku Rim, kira-kira lusa kembali. Memang ada apa?” katanya. “Tidak ada apa-apa, terima kasih ya Ersa!” kataku langsung beranjak pergi kembali ke kelas. Sesampai di kelas, aku tanya ke teman-teman siapa yang membawa kartu pelajar. Kebetulan yang bawa hanya Diana, padahal bukan dia yang aku harapkan untuk membawa. Lalu aku pinjam saja, daripada tidak ada. Kemudian bel masuk berbunyi pertanda istirahat selesai, dan aku mengikuti pelajaran seperti biasa.
Ketika pelajaran berlangsung aku terus memikirkan cara untuk mengatasi kartu pelajar tersebut. Di tengah pikiranku yang sedang pergi ke mana-mana, Dilla teman sebangkuku bertanya “Eh, kartu pelajarnya Diana mau kamu pakai apa?” “Untuk memenuhi persyaratan perlombaan kita, tahu kan?” jawabku. “Tapi namanya kan beda?”tanyanya lagi.  “Sudahlah, diam saja kau!” kataku.
Bel pulang sekolah berbunyi, aku pun cepat-cepat pulang untuk menjalankan aksiku. Segera aku pergi fotocopy kartu pelajar Diana. Lalu pulang dan menjalankan niat utamaku. Sesampai di rumah, aku  langsung menyalakan komputer dan membuka microsoft word untuk mengetik sesuatu. Lalu kuatur ukuran hurufnya sekecil mungkin dan jenis yang sesuai. Tak lama kemudian aku cetak dan gunting hati-hati. Lalu kutempelkan di fotocopy kartu pelajar Diana tadi dan aku fotocopy lagi. Sehingga jadilah kartu pelajar tiruan karyaku. “Yeah! Akhirnya jadi juga. Tapi sayang fotonya agak mencurigakan. Aku dan Diana beda sekali.”
Keesokan harinya, aku serahkan semua persyaratan pada Alfin. “Nih, persyaratan sudah aku lengkapi.” Kataku. “Terus kartu pelajarmu?” tanyanya. “Sudahlah, lihat saja.” Perintahku misterius. Lalu ia pun melihat dan langsung tertawa. “Haha.. Rima, Rima. Kreatif sekali kau. Ini sebabnya kamu pinjam KTPnya Diana. Sayang fotonya beda jauh dengan kau. Diana terlihat lebih besar dan kau sangat kecil. Rambut Diana berombak, kamu lurus.” “Sudahlah, mana mungkin panitianya lihat satu-satu. Lagian fotonya itu buram akibat efek fotocopy. Kalau ditanya, tinggal bilang kalau ini foto kelas 7 dulu. Gampang kan? “ kataku enteng. Alfin yang masih kaget dengan hasil karyaku memamerkan ke teman 1 kelas, termasuk Diana. Diana yang punya kartu hanya tertawa kecil karena pemalsuan kartu pelajar karyaku. “Sudahlah, tak usah dipermasalahkan lagi. Kepepet ini. Alfin, cepat berikan pada gurunya biar segera dikirim.” Kataku.
Sekarang, tibalah aku, Alfin dan Dilla berangkat lomba. Karena lomba ini di luar bidang sekolah, kami pun harus berangkat sendiri ke daerah pusat kota. Kami sepakat  ke kota naik bus, karena tidak mau merepotkan orangtua. Pukul 05.30 kami sudah berada di depan sekolah untuk mencari bus. Setelah lama menunggu, akhirnya kami mendapat bus yang sesak penumpang. Selama perjalanan, kami bertiga harus berdiri. Dan tanpa sengaja aku menyenggol seorang bapak-bapak garang dari Madura yang sedang menelpon hingga bapak itu melotot dan menggerutu tidak jelas. Kami yang takut segera menjauh darinya. Tidak terasa sampailah kami di halte bus terdekat dari tempat lomba. “Akhirnya sampai juga, tapi tempat lombanya masih jauh nggak?” kata Dilla. “Aku nggak tahu” jawabku. Kemudian Alfin bertanya pada penjual koran, “Pak, SMA INSAN CENDEKIA kira-kira berapa meter dari sini?” “SMA INSAN CENDEKIA? Adik tidak salah? Itu jauh di sana, Dik. Sangat jauh.” Katanya. “Oh, terima kasih Pak!” jawab Alfin. Kami pun terus berjalan menuju arah yang ditunjuk penjual koran tadi. “Wah, ternyata jauh sekali” kata Dilla. “Halah, mungkin dia Hiperbola.” Kataku. Karena aku kurang percaya, aku bertanya pada ibu-ibu yang menyapu. “Bu, SMA INSAN CENDEKIA berapa meter dari sini?” “Jauh, Dik. Biasanya kalau dari Halte, siswa-siswa ke sananya naik angkutan.” Jawab ibu tadi. Lalu aku pun permisi sambil mengucapkan terima kasih pada ibu itu. “Gila, ternyata jauh juga. Kata ibu tadi biasanya ada angkutan, tapi sekarang kok tidak ada ya?” kataku. “Iya nih, kita terpaksa harus jalan sampai ada angkutan lewat.” Kata Alfin. “Yah, kalau tidak dapat angkutan. Bisa-bisa terlambat.” Kata Dilla. “Halah santai saja.” Kataku. Selama perjalanan sambil mencari angkot, kami terus menoleh kanan kiri berharap ada seseorang yang kasihan terhadap kami. Tak terasa, kami sudah mendekati daerah lomba tiba-tiba Dilla berkata, “Itu ada angkot!” “Halah, sedikit lagi sudah sampai. Itu! Sudah terlihat Gedungnya.” Kata Alfin. Semakin dekat, semakin dekat akhirnya kami sampai juga. Sesampai di sana, kami segera mencari tempat istirahat yang strategis yaitu bawah pohon. Tiba-tiba teman satu SMP menghampiri kami. “Hei, naik apa kamu kemari?” tanyanya. “Naik Bus,” Jawab kami singkat. Segera kami hanyut dalam perbincangan tak penting dengannya.
Waktu  perlombaan pun tiba, kami mengerjakan tes babak 1 berjumlah 100 soal yang lumayan membingungkan. Kulihat Alfin yang berpikir keras dan Dilla menulis jawaban yang disampaikan Alfin. Sedangkan aku? Tak tahu harus melakukan apa, hanya diam dan memperhatikan peserta lain yang juga ribut dengan kelompoknya. Agak minder sebenarnya, melihat orang-orang bermata sipit yang terlihat serius mengerjakannya. Yang sudah yakin jika mereka bisa menang. Hingga akhirnya, aku yang berada di antara Dilla dan Alfin menggebrak meja, Brakk.. kulihat semua peserta melihat ke arahku. Aku yang menjadi sorotan hanya pura-pura tak tahu. Alfin dan Dilla yang sedari tadi serius menatap bingung ke arahku. “Sudahlah, ayo dikerjakan lagi.” Kataku sambil mulai mengerjakan sedikit-sedikit.
Bel tanda tes usai berbunyi, kami yang kurang yakin beberapa soal hanya bisa pasrah. “Mudah-mudahan bisa lolos babak selanjutnya.” Kata Alfin yang di amin-i oleh aku dan Dilla. Di luar, kami segera mencari teman satu SMP  untuk berbagi pengalaman mengenai  soal tadi. “Hei Alfin! Bagaimana soalnya tadi?” tanya Bintang. “Nggak 100% yakin! Tapi mudah-mudahan bisa lolos 20 besar.” jawabnya pasrah. Sambil menunggu pengumuman, kami keliling SMA ini. Berharap ada sesuatu yang unik. Hingga akhirnya kami menghampiri bazar buku yang kebetulan ikut berpartisipasi dalam perlombaan ini.
Tiba saatnya pengumuman, aku, Alfin dan Dilla mencari nomor peserta kami di papan pengumuman untuk yang lolos 20 besar. “Alhamdulillah ya Allah, kita lolos! Tuhan memang baik” kata Alfin bangga. Dan kami yang bahagia segera keluar dari kerumunan sesak itu. “Alfin, selamat ya! Bisa lolos dari 300 peserta.” Kata Bintang. “Terima kasih Bintang, jangan kecil hati ya!” kata Alfin. Tiba-tiba pengumuman berbunyi, “Bagi yang lolos 20 besar, diharapkan memasuki ruang 1 untuk mengambil piagam.”  “Alfin, Dilla, ayo kita ke ruang 1” kataku.
Setelah mengambil piagam, kami kembali berkutat dengan soal yang kali ini bilingual. Aku kini turut mengerjakan dengan serius, tidak seperti babak 1 tadi. Di tengah seriusku, bel sisa waktu 15 menit berbunyi. Kami segera berpikir lebih keras lagi dan sebagian mengerjakan dengan suara hati. Untuk babak ke 2, waktu memang cuma 1 jam, sedang kan soalnya berjumlah 50. Sehingga kami hanya memiliki waktu sedikit.
Waktu telah selesai, kami kembali hanya bisa berdoa. Semoga mendapat hasil yang terbaik. Sambil menunggu, kami hanya keliling sekolah itu lagi bagaikan orang hilang. “Aku tak yakin jika bisa lolos 6 besar.” Kataku. “Kenapa? Harus optimis!” kata Alfin. “Tapi yang babak 2 itu soalnya sulit sekali. Selain itu waktunya hanya sedikit.” Kataku. Kulihat Dilla hanya bisa pasrah dengan wajah letihnya. Aku tahu jika dia juga tidak begitu yakin bisa lolos. “Sudahlah, ayo cari tempat duduk.” Kata Dilla lemas. Kami pun segera duduk di kursi depan kelas.
Aku merenung diam, tak mendengarkan apa yang Alfin dan Dilla bicarakan. Ku tolehkan kepalaku ke arah samping, terlihat kakak panitia menghampiriku. “Dik, pengumumannya sudah bisa dilihat di papan.” Katanya sambil tersenyum. Alfin yang mendengar langsung antusias. Aku hanya lemas mengikutinya. Ketika dia melihat papan, wajahnya langsung lemas. Aku tahu apa yang terjadi, tanpa banyak tanya ku ajak dia pulang. “Ayo pulang, sudah hampir sore!”

Kami berjalan kembali menuju halte. Di tengah perjalanan, wajah Alfin terlihat tak bersemangat. Aku hanya diam membiarkannya. “Sudahlah, mungkin ini yang terbaik. Jangan terlalu dipikirkan.” Kata Dilla tiba-tiba. “Tapi itu tadi adalah jalan untuk bisa bersekolah di sana.” Kata Alfin. “Mungkin jalanmu bukan lewat jalur ini, mungkin jalur tes.” Kata Dilla lagi. “Tidak ada manfaatnya, susah-susah kesini tapi tidak mendapat apa-apa.” Kata Alfin lemas. Dan keadaan mendadak hening. Kami berjalan dengan pikiran masing-masing. “Kalau seandainya kamu dulu nggak mengajakku ikut lomba ini, mungkin aku tidak akan kreatif membuat KTP tiruan.” Kataku tiba-tiba sambil menatap lurus. “Kalau kita nggak ikut lomba ini,  tidak akan ada kenangan kita naik bus desak-desakan bersama .” Kata Dilla. “Kita juga tidak akan merasakan susah dan malunya jalan kaki sejauh 2 kilometer di keramaian kota.” Kataku. “Kita juga tidak akan merasakan semangat dan kompaknya kita ketika menjalani sulitnya perjalanan ini.” Kata Dilla. “Tuhan itu baik, karena Tuhan akan memberi kita hikmah di setiap perlakuan kita.” Kataku. “Jadi ayo semangat! Seperti pagi tadi”, teriak Dilla sambil menarik kami berdua berlari menuju halte yang masih cukup jauh.